Karnadi Adalah Bangkong Itu Sendiri

Catatan setelah membaca, Buku: Rasiah Nu Goreng Patut (Karnadi Anemer Bangkong) Penulis: Joehana Penerbit: Kiblat, 2013 67 halaman Meskipun Karnadi sudah beristrikan Nyi Usni, dan beranak tiga, tetapi hasrat untuk memiliki istri kedua memang sudah lama menghiasi mimpi-mimpinya. Tidak tanggung, istri keduanya pun harus cantik. Hingga tak lama kemudian... Di pasar, Karnadi melihat sosok janda … Continue reading Karnadi Adalah Bangkong Itu Sendiri

Advertisements

Sepinggan Kerikil

Belum lama perasaan ini menghablur, kemudian perlahan terkikis. Tak pernah sepatah amaran memerintahkannya, ketika perasaan berjatuhan satu per satu, beraturan membentuk matra. Kau mencangkung menghadapi gerabak berisikan kerikil-kerikil bernama waktu. Kerikil-kerikil ketika pikiran tak mengenal anasir bernama nisbi. Kini semua kerikil itu kau hitung, kau deretkan menjadi senarai panjang kehidupan. Kau beslah kerikil-kerikil itu. Kau … Continue reading Sepinggan Kerikil

Puji Rayu Minke Pada Annelise

Bumi Manusia, seri pertama dalam Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer. Saya membuka-buka lagi novel tersebut, kali ini sambil membayangkan bagaimana jadinya ketika ucapan demi ucapan Minke, Annelies, Nyai Ontosoroh, dll keluar dari mulut aktor dan aktris di filmnya nanti. Hanya membayangkan, tidak sampai mengadili karena saya belum tahu duduk perkaranya. Ketertarikan Minke kepada … Continue reading Puji Rayu Minke Pada Annelise

Sayembara Sepatu Raksasa Nur Elah : Satoe Tjerita jang Benar Terdjadi di Kota Bandoeng dan Berachir Pada Hari Jang Sama

"Barang siapa yang mampu mengangkat sepatu raksasa ini seorang diri selama satu menit akan mendapat hadiah satu juta rupiah!" Begitulah bunyi sayembara yang diinisiasi Tahir S. Paliba, pengusaha sepatu tersohor kala itu. Demi kepentingan promosi toko sepatunya, Tahir membuat sepatu setinggi 2 meter dengan berat 250 kilogram untuk disayembarakan. Sepatu tersebut dinamakan Nur Elah. Bukan … Continue reading Sayembara Sepatu Raksasa Nur Elah : Satoe Tjerita jang Benar Terdjadi di Kota Bandoeng dan Berachir Pada Hari Jang Sama

Sari Kurma

Semakin banyak orang yang ingin menjadi penulis (profesional). Saya tambahkan kata profesional, karena untuk menjadi penulis saja itu mudah. Saya bisa menulis di buku harian, blog, atau corat-coret di tembok, maka saya bisa disebut penulis.  Kawan saya pernah mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjadi penulis. Maka saya keluarkan kertas dan bolpoin dari laci meja, lalu saya … Continue reading Sari Kurma

Electrolux

Saya tidak banyak membaca buku, karena itulah saya bebas untuk berpikir dan menggagas sesuatu dari apa yang saya amati di dekat saya. Ide-ide itu saya anggap orisinil dan saya anggap belum ada seorangpun yang memikirkan apa yang saya pikirkan. Padahal diri saya yang lain menyadari bahwa mungkin jauh sebelumnya ada orang-orang yang memiliki ide serupa, … Continue reading Electrolux